PEREMPUAN begitu erat kaitannya dengan mempercantik diri. Salah satu
yang kebanyakan perempuan lakukan ialah berias. Ya, berias menjadi hal
yang sepertinya cukup sulit dilepaskan untuk kaum Hawa. Ingin terlihat
lebih cantik dan menarik itulah yang menjadi kebayakan kaum perempuan.
Ketika seorang perempuan telah berumah tangga, maka ia pun wajib berias
untuk suaminya. Hanya, kebanyakan orang malah sebaliknya. Banyak para
istri yang berias hanya untuk terlihat cantik di depan orang lain.
Sedangkan ketika sehari-hari di rumah, ia tampil biasa saja. Sehingga,
tak jarang suami yang juga bersikap tak menyenangkan kepada sang istri.
Lalu, apa yang harus dilakukan oleh suami, ketika sang istri melakukan
hal demikian?
Seorang perempuan tidak diperbolehkan berdandan dan memakai wewangian
ketika keluar rumah untuk suatu keperluan. Karena, hal ini merupakan
penyebab terjadinya cobaan. Salah satunya konflik dalam rumah tangga.
Telah diriwayatkan dalam sebuah hadis larangan wanita berhias dan
memakai wewangian ketika keluar rumah. Perempuan bahkan hanya
diperintahkan mengenakan pakaian biasa ketika keluar rumah, yakni
pakaian yang tidak ada hiasannya dan tidak mengenakan wewangian.
Adapun berdandannya perempuan di dalam rumah, maka itu tidaklah mengapa.
Namun, harus tetap dengan menggunakan penutup dan pakaian yang pantas,
yang tidak menampakkan lekuk tubuh, kecuali apa yang biasa dinampakkan
oleh perempuan-perempuan muslimah.
Sebagaimana firman Allah SWT, “Katakanlah kepada wanita yang beriman,
‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah
mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari
padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan
janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau
ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau
putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau
putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara
perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang
mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai
keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang
aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui
perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada
Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung’,” (QS.
An-Nur: 31).
Perenpuan muslimah mempunyai tanggung jawab besar terhadap dirinya.
Yakni, menjauhi segala bentuk dosa dan mencederai ketaatan kepada Allah
SWT. Oleh sebab itu, Anda sebagai seorang suami, tentu harus bisa
mengarahkan istri Anda agar ia memahami dan mengerti apa yang seharusnya
ia lakukan. Bimbinglah ia pada arah yang seharusnya. Karena, sebagai
seorang pemimpin rumah tangga, sudah menjadi kewajiban Anda untuk
menjaga istri Anda dari siksa api neraka.
